Samsung Z2, Ponsel Pertama yang Memakai Sistem Operasi Tizen

17.43.00 Unknown 0 Comments



Kehadiran Samsung Z2 Tizen seakan menjadi angin segar bagi perusahan teknologi dari Korea Selatan tersebut. Selama ini, Samsung menggunakan Android besutan Google untuk sistem operasi ponsel pintar dan tabletnya. Keberadaan sistem operasi Tizen seolah-olah mengukuhkan Samsung sebagai produesn perangkat elektronik papan atas dunia.

Meski ditargetkan sebagai ponsel menengkah ke bawah, Samsung Z2 sudah dibekali sejumlah fitur dan spesifikasi canggih. Sebut saja teknologi 4G LTE dengan slot dual SIM GSM. Samsung Z2 juga memiliki bodi berbahan plastik dan desain candybar dengan bagian setiap ujung yang membulat. Kemudian untuk layar, ponsel pintar ini mengandalkan materi TFT berukuran 4 inci dengan resolusi WVGA.

Di sekotor fotografi, Samsung Z2 Tizen mempunyai kamera utama 5 MP dan kamera depan VGA dengan lampu LED flash tersemat di bagian samping. Di bagian atas ponsel ada colokan audio 3,5 mm. Konektor microUSB yang ada di bawah ponsel berfungsi untuk menghubungkan gawai dengan sumber listrik.


Menyoal tentang spesifikasi hardware, Samsung Z2 sudah dilengkapi dengan Speadtrum SC98301 untuk chipset. Selanjutnya di sektor penyimpanan ada memori internal 8 GB dengan RAM 1 GB. Samsung juga menyematkan Cortex-A7 Quadcore 1,5 GHz dengan GPU Mali-400MP2 untuk menunjang grafisnya. Jadi wajar saja kalau kehadiran Samsung Z2 Tizen membawa napas baru yang menjanjikan bagi Samsung.

0 komentar:

Apakah Pentingnya Kita Harus Mencetak Foto Seperti Jaman Dulu?

19.06.00 Unknown 0 Comments

Pada saat kamera masih menggunakan film, kita tentu saja sering ke studio foto untuk mencetak hasil jepretan dari kamera, karena saat itu teknologi kamera digital masih belum ada. Orang tua kita ataupun orang yang dulunya masih menggunakan kamera analog tentu tidak asing dengan foto-foto yang tercetak dan di gabungkan dalam sebuah album. Mungkin sampai sekarang masih banyak yang menyimpan foto-foto kenangan tersebut. Saya pun juga masih menyimpan banyak sekali foto kenangan di album.


Memang sebenarnya sangat merepotkan jika kita kembali ke masa lalu dimana harus menggunakan kamera film dan harus ke studio foto untuk mencetak. Sungguh pekerjaan yang melelahkan. Namun seperti yang dilansir oleh petapixel.com (13/09/2017), Jelas terdapat nilai positif saat kita masih menggunakan kamera film sebagai hasil dari kita memotret, yaitu kita bisa terinspirasi dan terus kembali bersemangat untuk memotret. Karena berhubungan dengan masalah cetak mencetak foto berikut alasan penting kita harus melakukanya:

  • Menjadi Kenangan yang Tak Lekang Oleh Waktu

Dengan mencetak foto baik itu dari kamera digital maupun kamera analog, sudah bisa dipastikan kita telah mecetak sebuah kenangan saat itu juga. Mau berapa lama kita hidup, berapa banyak jenis kamera yang kita miliki, foto yang tercetak itu akan bisa kita lihat sewaktu-waktu bahkan masih bisa dilihat oleh anak cucu kita.

  • Menjadi Pelajaran Bagi Fotografer Pemula

Terdapat beberapa alasan mengapa menggunakan kamera analog adalah cara yang paling tepat bagi fotografer pemula. Kamera analog tentu saja harus dilakukan proses pencetakan foto untuk melihat hasilnya, begitu juga dengan kamera digital (jika mau mencetak). Pencetakan foto dari kedua kamera yang berbeda ini akan membuat fotografer pemula bisa belajar dimana letak kesalahannya dan memaksa bagaimana bisa menghasilkan foto yang lebih bagus lagi.

  • Menyenangkan Batin

Koleksi foto seperti jaman digital saat ini disebut sebagai stock foto dimana kita bisa menyimpan berbagai macam karya foto kita diberbagai platform seperti blog, hardrive, laptop, dan lainnya. Tapi saat kita memiliki banyak sekali foto karya sendiri dalam bentuk fisik, tentu saja akan terkesan bahwa ternyata kita bisa juga menjadi seorang fotografer dan rasanya memang menyenangkan. Oleh karena itu batin dari dalam diri kita akan terbentuk dan mental akan menjadi kuat

  • Membuat Hasil Karya Menjadi Lebih Hidup

Hanya dengan memandangi layar komputer atau laptop dari hasil karya foto kita, tentu saja akan terasa sangat membosankan karena kita tidak bisa memindahkan foto itu ketempat yang kita mau. Lain halnya saat kita mencetak foto, kita bisa meletakkan foto itu dimana saja kita mau dan ukuran yang kita inginkan. Tentu dengan mencetak foto karya kita bisa dilihat oleh orang dan terkesan lebih hidup.

Sumber : https://petapixel.com/2016/05/03/6-reasons-printing-photos/

0 komentar:

WAJIB! Resapi 5 Quotes Terkenal ini Sebelum Menjadi Fotografer

08.16.00 Unknown 0 Comments


Apa yang ada dalam pikiranmu kalau mendengar kata fotografi? Memotret? Sudah jelas itu, fotografer terkenal? Of course, kemera-kamera mahal? Oouuw bisa iya bisa juga enggak. Kenapa? Karena foto bagus tidak harus selalu dihasilkan oleh kamera mahal kan?

Fotografi sudah ada sejak dahulu kala saat orang belum terlalu banyak yang mengenal namanya teknologi. Bahkan foto pertama yang dihasilkan gambarnya bisa dibilang sangat buruk, dengan catatan “Jangan dibandingkan teknologi saat ini”. Bidang seni ini banyak sekali menghasilkan fotografer-fotografer berbakat yang terkenal dengan hasil karyanya yang crispy, yaami dan tentu saja mahal jika ada yang mau membelinya.

Dari fotografer-fotografer terkenal itu akhirnya mereka bisa menghasilkan kata-kata mutiara (quotes) bagi orang-orang yang ingin mengikuti jejak-jejak kesuksesan di dunia fotografi. Siapa sajakah dia?


1. Your first 10.000 photographs are your worst



Kata dari Henri Cartier Bresson yang menyebutkan bahwa 10.000 foto pertamamu adalah yang terburuk. Bukan berarti kamu harus memotret sebanyak 10.000 foto dengan objek yang sama donk.

2. The Best Camera is the One that You Have With You



Chase Jarvis bener loh, jangan kayak anak mama yang dikit-dikit minta beli kamera mahal padahal sudah punya walaupun itu kamera biasa yang tidak terlalu bagus. Hargai apa yang kamu punya dan maksimalkan kamera yang kamu punya itu.

3. You Cannot Depend on Your Eyes When Your Imagination is Out of Focus



Jangan percaya sama matamu kalau imajinasimu gak begitu bagus, suram, gak fokus dan sebagainya. Ini membuktikan kalau imajinasi lebih dari segalanya. Hmmm, kata-kata yang sungguh masuk akal dari Mark Twain

4. A Good Photograph is Knowing Where to Stand



Penempatan yang baik akan menghasilkan foto yang luar biasa. Begitu kan maksudnya om Ansel Adams? Jangan memotret matahari terbenam di dalam hutan belantara karena pasti gak akan kelihatan.

5. Sometimes the Simple Pictures are the Hardest to Get



Mengapa gambar simpel justru gambar yang tersulit untuk diambil? Karena kita selalu meremehkan sesuatu yang mudah dan simpel. Anggap saja kata “simpel” itu adalah musuh bebuyutanmu, pasti jadi mudah. Neil Leifer

Tentu saja quotes hanyalah sebuah quotes, jika tidak ada niatan untuk memotret quotes tadi hanyalah sebatas tinta diatas kertas yang tidak ada apa-apanya. Lebih baik memotret daripada kameramu berjamur dan berdebu. 

0 komentar:

Beberapa Alasan Kamu Gak Usah Beli DSLR di Tahun 2017

16.55.00 Unknown 0 Comments



This is pure my opinion. Benar-benar pendapat pribadi, jadi kalau gak ada yang setuju ya maap. Namanya juga opini kan bebas? Hehehee.

Oke seperti judul di atas kenapa sih kamu gak perlu lagi beli DSLR? Perusahaan-perusahaan kamera pada akhir-akhir ini saling bersaing untuk menciptakan kamera-kamera canggih yang mampu memebrikan kepuasan kepada para pecinta fotografi. Dulu, kembali beberapa tahun sebelumnya pasar kamera selalu didominasi sama Nikon dan Canon untuk keluaran kamera DSLR-nya. Tapi sekarang, Nikon dan Canon mulai disaingi oleh sebut saja Sony, Fujifilm, Panasonic, Leica dll. Untuk kamera jenis apa? Apalagi kalau bukan kamera Mirrorless.

Seperti dilansir oleh photographylife.com kamera mirrorless adalah jenis kamera yang tidak memiliki sistem pemantulan cahaya melalui cermin melainkan langsung menuju sensor. Kita mengetahui kalau kamera DSLR memiliki bagian yang disebut cermin prisma yang memantulkan cahaya dari lensa ke viewfinder. Lalu, apa sih menariknya kamera mirrorless ini? Berikut pandangan saya :

1. Lebih Ringan dan Ringkas

Tidak seperti DSLR, kamera mirrorles selalu memiliki body dan dimensi yang lebih kecil dibandingkan dengan kamera DSLR Mengapa seperti itu? Sebelumnya sudah dijelaskan bahwa kamera mirrorless tidak memiliki cermin prisma melainkan menggunakan viewfinder elektronik. Karena absennya cermin prismatik di mirrorless inilah yang membuat kamera ini ringan dan ringkas. Jadi, lebih enak kalau dibawa sambil travelling.

2. Kualitas Gambar Tidak Kalah Dengan DSLR

Sekarang teknologi sudah sangat maju, bahkan sangat cepat terutama teknologi sensor pada kamera. Dulu nih, orang memilih kamera DSLR karena tertarik dengan kualitas gambar yang dihasilkan, tajam, crunchy dan segar untuk dilihat. Untuk saat ini, jajaran mirrorless jelas tidak mau kalah kalau untuk masalah kualitas gambar. Ambil contoh saja pada kamera mirrorless Sony a5000 yang punya resolusi 20,1 MP dan bandingkan pada kamera canon 500d yang hanya memiliki resolusi 15,1 MP saja.

3. Multifungsi

Kamera memang mayoritas digunakan untuk memotret, namun akhir-akhir ini kamera sudah difungsikan juga untuk merekam video. Seperti pembuatan video pribadi (vlog) maupun komersial yang saat ini sangat digandrungi oleh pemuda-pemudi di Indonesia bahkan di dunia. Tentu saja dengan ukuran yang kecil dibanding DSLR, pembuatan video jadi jauh lebih mudah dan tidak mudah capek bagi yang menggunakannya. Kalau bikin vlog memakai kamera DSLR memang masih bisa namun pasti bisa dipastikan akan sangat melelahkan. J

4. Harga Terjangkau

Kamera kecil, kualitas gambar mumpuni dan sangat ergonomic pasti akan membuat kamera mirrorless memiliki harga selangit. Bisa iya bisa juga tidak. Untuk kamera Sony a5000 yang memiliki resolusi 20,1 MP dibanderol dengan harga 5 juta dalam kondisi baru, yang untuk kisaran harga segitu bisa dibilang masih sangat ekonomis.

KESIMPULAN

Dari penjelasan saya diatas, kemampuan mirrorless sudah sangat menyaingi kamera DSLR baik itu ukuran, kualitas gambar maupun harganya. Namun tentu saja kita harus menimbang-nimbang dan memikirkan matang-matang sebelum membeli kamera. Untuk apakah kita membeli kamera? Mau memotret apa nantinya dan berapa budget yang kita punya. Kalau memotret pemandangan saat trevelling sih cocok banget kalau pakai mirrorless, karena ringan, ringkas dan mudah masuk kantong (rekomendasi sony a5000, a5500 untuk harga terjangkau). Namun kalau masuk ke dunia komersial dan tetap mau kamera mirrorless pakai saja Sony a7R, Fujifilm XT-10, Lumix GH5 tapi jelas harganya selangit.
Apa teman-teman punya alasan lain? Apakah akan tetap memakai mirrorles atau tetap setia dengan DSLR?



0 komentar: